06 Desember 2008

Himeks Kunjungi Desa Sungai Baru Prihatin, Siswa SD Belajar di Lantai Balai Desa

Himeks Fekon UnriMerealisasikan program kerja Himpunan Mahasiswa Ekstensi (Himeks) Fakultas Ekonomi (Fekon) Unri, Ketua Umum Himeks, Junaidi, dan rekan-rekan mengunjungi Desa Sungai Baru, Kecamatan Merbau Kabupaten Bengkalis yang notabenenya menyatakan desa ini adalah desa yang amat tertinggal.


Atas dasar itulah Himeks mengadakan kunjungan pertama yang dimulai 19 sampai 21 Oktober 2008 lalu. Dari hasil survei, desa yang dihuni oleh Suku Akik ini memang sangat memprihatikan dan pantas diberikan pencerahan.
Pada kunjungan kedua, 1 sampai 3 Desember 2008 lalu, Junaidi bersama rekan-rekan Himeks kembali berkunjung ke desa ini. Kali ini, mereka hadir dengan membawa bantuan berupa buku-buku pelajaran, buku bacaan anak dan juga memberikan penyuluhan sosial sekaligus membangun jembatan di desa ini.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, Himeks memberikan penyuluhan pentingnya pendidikan. Warga Desa Sungai Baru yang dihuni sekitar 54 KK ini sangat memerlukan fasilitas pendidikan. Namun, hingga sekarang desa ini masih belum tersentuh oleh pembangunan infrastruktur yang diprogramkan oleh pemerintah. Bahkan, Kepala Suku Desa Sungai Baru mengungkapkan, baru kali ini desanya dikunjungi seperti ini.
Melalui Himeks, Kepala Suku Desa Sungai Baru, menyampaikan sangat memerlukan perhatian Pemerintah untuk pembangunan desanya. Karena, walau bagaimanapun desa ini merupakan bagian dari Kabupaten Bengkalis dan lingkup Propinsi Riau juga yang patut merasakan ‘manisnya’ pendidikan.

“Maaf kata, setelah kami telusuri, di sini untuk sekolah saja baru ada kelas 1 dan kelas 2 SD. Itu pun mereka belajar di balai desa, duduk di lantai dengan fasilitas seadanya. dan jika akan ujian, para siswa harus berjalan kaki dulu ke sekolah induk, yang letaknya sekitar 10 km yang ditempuh selama dua jam perjalanan, sangat menyedihkan memang,” kata Jun.

Atas dasar itulah, Himeks juga mengharapkan perhatian pemerintah untuk kembali menggerakan program K2I yang selama ini hampir sukses di jalankan.
’’Melalui program kerja bakti sosial ini lah, kami turut menyuarakan gema pilu dari desa-desa yang belum pernah tersentuh program pengentasan kemiskinan yang sudah digembar-gemborkan oleh pemerintah tersebut,” tambah Jun.

Ke depan, Jun akan melakukan kegiatan serupa. Ini sebagai wujud kepedulian Mahasiswa untuk mensukseskan misi Riau 2020, untuk mengentaskan kemiskin, kebodohan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur (K2I). ’’Semoga saja, dengan kegiatan kami ini dapat membuka mata himpunan yang lain untuk menjangkau desa-desa yang lain, dan menyuarakan aspirasi mereka. Karena, jika terus ditelusuri mungkin hampir ribuan desa yang akan kita temui, bernasib serupa yang ‘haus’ dengan pendidikan. Kalau bukan kita siapa lagi?” ungkap Jun, tegas.(Shahid WMD)

Banyak Dibaca